Sabtu, 18 Desember 2010

Mobil Ramah Lingkungan Toyota Rin

Istilah  teknologi telah  digemakan di Inggris sejak awal abad ke-17. Teknologi diartikan sebagai ilmu  yang mempelajari sesuatu  yang  bermanfaat. Keberadaan teknologi lebih  dari sekedar alat  atau proses fisik. Teknologi mencakup pula konteks kultural  dari alat-alat  dan proses-proses,  tetapi  juga melibatkan pula –dalam pengalihannya—penyebaran  ide-ide dan nilai-nilai  pembuatnya. Sebagai contoh, peran teknologi dapat dilihat dalam bidang transportasi mulai dari  gerobag sapi hingga  pesawat Concord,  dalam bidang pendidkan dari  kapur tulis  hingga layar monitor.
Dalam pengertian  yang paling sederhana, teknologi meliputi peralatan perlengkapan untuk hidup, misalnya untuk bidang pendidikan, industri, komunikasi, kesehatan, dan sebagainya. Karena  potensi dinamikanya, maka perkembangan teknologi  dewasa ini  begitu radikal, terutama di bidang   teknologi informasi. Seiring waktu, perkembangannya yang radikal mencuatkan pameo; lebih kuat, lebih bersih, lebih ringan, lebih kecil, dan lebih murah yang disertai dengan peningkatan kapasitas dan reliabilitas.source


KOMPAS.com — Satu-satunya kendaraan konsep yang dihadirkan Toyota pada IIMS 2009 adalah sebuah mobil yang diberi nama RiN. Bentuknya mirip dengan mobil golf. Mobil ini pertama kali tampil di depan publik pada 2007, tepatnya di Tokyo Motor Show.
 
Penampilan mobil ini cukup unik dengan bagian tengah berbentuk kontak. Hanya depan dan belakangnya yang dibuat membulat. Komposisinya mirip sedan, depan (mesin), tengah (ruang penumpang), dan belakang (bagasi). Namun, posturnya lebih tinggi. Karena masih sebatas konsep, dimensi, spesifikasi, dan penggerak yang digunakan mobil ini tidak diberikan oleh Toyota. Tepatnya masih misteri.

Hidup sehat. Kendati demikian, konsep yang dilontarkan para dreamer Toyota tentang mobil ini boleh juga diacungi jempol. Pasalnya, RiN dibuat untuk mempromosikan hidup sehat, baik jasmani maupun rohani. Untuk itu, mobil ini bisa mengetahui dan mengukur mood atau perasaan pengemudinya. Hebat kan! Tak kalah menarik, mobil ini juga harmonis dengan alam dan kehidupan di sekitarnya.



Belum cukup, sosok mobil yang tidak mungkin dikebut ini dominan dengan kaca di depan dan belakang plus kedua sisinya yang berukuran besar. Toyota menyebutnya greenhouse besar. Kaca tersebut bukan sembarang kaca. Dengan warna agak kehijauan, kaca punya tugas lain, mengurangi penyelusupan sinar ultraviolet dan infra red. Dengan demikian, mobil benar-benar nyaman.



Bentuk daun. Kendati susah melihatnya, dijelaskan pula, ciri khas mobil yang akrab dengan alami ini adalah pedal gas dan remnya dibuat dengan bentuk daun. Kaca berukuran besar bertujuan agar daya pandang pengemudi dan penumpang ke luar lebih luas dan lega. Pintu juga mudah dibuka karena menggunakan model geser.



Teknologi -baik teknologi  produksi, industri maupun informasi-kehadirannya  ibarat pisau  bermata dua. Mata positif dan mata negatif. Ia bisa membuat jiwa kering kerontang, namun juga  bisa membuat  rohani makmur dan bertumbuh. Dengan daya hipnotisnya, pertumbuhan dan perkembangan  teknologi membuat kita terpana. Begitu banyak yang ditawarkan oleh dunia ini. Setiap hari informasi bertambah dua juta halaman.  Sudut dunia  mana  yang tidak terjamah, serta ilmu apa  lagi yang tersisa.

        Dalam kegiatan pembelajaran di lingkungan diklat, keberadaan teknologi informasi ibarat sebuah bangunan  laboratorium dan sumber  ilmu yang dapat dimanfaatkan untuk pencerahan. Tidak pernah  hilang dan tidak  pernah usang , kecuali oleh kuasa Tuhan.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar